Review Film Anime A Silent Voice

A silent voice menjadi film anime jepang yang sedang popular saat ini dan wajib untuk di tonton.

Sejak film your name atau kimi no na wa popular, film anime jepang seperti mendapat perhatian yang banyak. Buat pecinta film anime, anda wajib untuk menonton film a silent voice. Jika anda berpikir film anime adalah film agen poker yang penuh romance salah besar, ada banyak sekali hikmah yang bisa diambil. Ada persahabatan, romance, bullying dan lainnya. penulisnya menceritakan semua itu dengan sederhana tapi memberikan alur cerita yang menarik. bukan hanya mengedepankan sebuah simpati saja.

Review Film A Silent Voice

Film yang tayang pada awal mei lalu dan cukup popular di jepang. Film yang di sutradari oleh naoko yamada ini, memberikan cerita yang benar-benar apik. Bercerita tentang dua remaja tapi tidak hanya fokus pada kisah romancenya saja. ekpetasi dari a silent voice memang tinggi. Fokus ceritanya bukan tentang kisah romance yang romantis. Tapi lebih kisah yang sensitive di lingkungan sekitar kita. Seperti bunuh diri, kecemasan sosial, perundungan dan lainnya. fokus ceritanya di dunia sekolah yang memang sering muncul isu sosial tersebut.

Karakter utama laki-laki bernama shoya ishida. Ketika duduk di bangku sekolah, dia pernah melakukan bullying kepada murid baru yang tuli bernama shoko nishimiya. Walaupun di bully terus menerus nishimiya tidak pernah melawan, dia hanya membalasnya dengan senyum dan berkata maaf. Melihat korban yang tidak melawan sama sekali, ishida dan teman-temanya, terus terusan membullying anak baru itu. Sampai akhirnya tindakan mereka terlalu keras dan ibu nishimiya memindahkan anaknya ke sekolah lain.

Sejak saat itu, ishida menjadi orang yang tertindas. Dia tidak lagi menjadi seseorang yang menindas. Akhirnya dia merasakan, apa yang dirasakn nishimita. Dia merasa penuh penyesalan, kesepian dan mencoba untuk merubah segalanya. Takdir berkata lain, akhirnya di bertemu lagi dengan nishimiya. film a silent voice ini memang menceritakan setiap detail dengan begitu bagus. ketika bertemu dengan nishimiya, dia ingin minta maaf dengan yang dulu pernah terjadi. Selama ini dia benar-benar merasa terbebani dengan apa yang sudah ia lakukan.

Mengambil Kisah Kehidupan Sehari-Hari

Di jepang masalah bullying memang banyak sekali. Hal ini memang tak bisa dihindari. Disini kita akan diajak berempati dengan sikap yang dilakukan nishimiya. Dia harus menghadapi semuanya sendiri dan tidak melakukan perlawanan sama sekali. Sampai akhirnya melihat ishida yang ditindas juga, emosi satu ke emosi satu benar-benar diciptakan dengan pas. Dari perlakukan yang diperoleh ishida, membuat dia menjadi seorang siswa yang antisosial. Teman ishida, tomohiro nagatsuka, memberikan suasana yang bagus di film ini, dia memberikan selera humor dan mengajak ishida untuk membuka dirinya lagi.

Sayangnya setiap karakter pendukung tidak dijelaskan begitu detail. Bahkan dari nishimiya pun memperoleh cerita yang tidak begitu pas. Setiap karakter memiliki cerita yang berbeda, untuk mendekati ke karakter utama ishida. Dari film ini kita bisa tahu kalau bullyng memang tak akan pernah bagus untuk siapapun. Sebenarnya tak hanya di jepang, tapi di seluruh penjuru dunia masalah bullyng memang begitu dekat dengan anak sekolah.

Kita tak pernah tahu, tindakan kecil kita yang dianggap bercanda bisa melukai hati seseorang dan merubahnya menjadi orang yang antisosial. Atau dia akan melakukan bullyng ke orang lain lagi. seperti sebuah lingkaran setan yang tak akan pernah ada habisnya. Di film a silent voice ini, anda bisa merasakan emosi, humor dan romansa yang bagus. walaupun belum sepopular  your name, tapi nonton movie ini layak untuk di tonton.