Spanyol Tersingkir, Andres Iniesta Pensiun Dari Timnas

Babak 16 besar Piala Dunia 2018 memakan korban. Dan kali ini tim raksasa yang harus angkat koper adalah Spanyol. Juara Dunia 2010 itu tak berdaya kala menghadapi tuan rumah Rusia di stadion Luzhniki hari Minggu (1/7) malam WIB. Kekalahan Spanyol ini jelas menyedihkan karena terjadi lewat adu penalti.

 

Spanyol sebetulnya sempat cukup lega setelah mendapat hadiah gol akibat aksi bunuh diri Sergei Ignashevich di menit ke-12. Tak ingin terlalu lama, Rusia membayar tuntas kesalahan itu di menit ke-41 saat Artem Dzyuba melesakkan gol lewat titik penalti sehingga skor bertahan 1-1 hingga babak kedua usai dan tambahan waktu 2×15 menit. Namun saat adu penalti, La Furia Roja harus menelan pil pahit karena kalah 3-4.

 

Kekalahan ini seolah jadi kutukan tuan rumah karena sudah empat kali Piala Dunia mereka selalu gigit jari oleh tuan rumah. Tercatat jika Spanyol kalah dari tuan rumah Italia di Piala Dunia 1934, babak belur 1-6 atas tuan rumah Brasil di Piala Dunia 1950 dan dibungkam Korea Selatan lewat adu penalti pada Piala Dunia 2002. Cukup mengenaskan pula karena selama melawan Rusia, Spanyol tampil begitu dominan.

 

Marca melansir bahwa secara statistik Spanyol unggul mutlak atas Rusia dengan 78,97% penguasaan bola lewat 1.114 operan yang 90,31% akurat. Namun selama 120 menit total bermain, tidak ada satu gol pun dihasilkan Spanyol. Setelah tersingkir, Andres Iniesta pun mengumumkan keputusannya pensiun dari timnas. Dilansir Bleacher Report, mantan gelandang Barcelona berusia 34 tahun ini menjelaskan kalau perjalanan luar biasanya dengan Spanyol sudah berakhir meskipun tak berujung indah. Iniesta tercatat sudah 12 tahun memperkuat Spanyol dan menciptakan 13 gol dalam 131 pertandingan.

 

Buruknya Performa David De Gea

 

Salah satu pemain yang disorot saat Spanyol kalah melawan Rusia adalah kiper David De Gea. De Gea terlihat tak berdaya mengamankan gawangnya dalam drama adu penalti karena sama sekali tak bisa menghentikan eksekusi pemain Rusia. Bahkan jika melihat keseluruhan penampilannya, De Gea dianggap mengecewakan tanpa aksi penyelamatan. Spanyol begitu menyerang Rusia dan kiper mereka, Igor Akinfeev tampil luar biasa karena sukses dalam sembilan penyelamatan dan memblok dua penalti Spanyol.

 

Meskipun dianggap sempurna saat bermain dengan Manchester United, De Gea buruk bersama timnas. Bahkan saat Spanyol melawan Portugal, De Gea melakukan blunder sehingga mereka imbang 3-3, seperti dilansir Opta. Statistik FIFA pun menempatkan De Gea sebagai kiper dengan penyelamatan judi togel hk terburuk sepanjang Piala Dunia 2018.

 

Gagalnya Spanyol Karena Pemecatan Lopetegui?

 

Pulangnya El Matador dari Rusia jelas jadi kabar buruk bagi pelatih Fernando Hierro. Dalam dua gelaran terakhir Piala Dunia di Brasil dan Rusia, Spanyol kandas di fase grup dan kini 16 besar. Hierro pun secara jujur tak tahu masa depannya di timnas. Sekedar informasi, Hierro dipilih sebagai pelatih Spanyol sehari jelang Piala Dunia 2018 karena Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memecat Julen Lopetegui yang tiba-tiba meneken kontrak dengan Real Madrid.

 

Sepanjang dengan Hierro, Spanyol memang tak pernah kalah dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2018. Namun penampilan mereka tak meyakinkan karena cuma menang sekali, itupun tipis 1-0 atas Iran. Spanyol bahkan harus susah payah seri 2-2 atas Maroko. Bersama Lopetegui, Spanyol sebetulnya cukup apik. Namun Luis Rubiales selaku Presiden RFEF menegaskan jika mereka tak menyesal sudah memecat Lopetegui.