Budget Besar Wonder Woman Lebih Banyak Dibandingkan Suicide Squad

Ternyata untuk membuat film Wonder Woman menjadi yang terbaik seperti pendahulunya, budget yang digunakan rupanya jauh lebih besar dibandingkan film Suicide Squad.

Tidak ingin tampak main-main dalam membuat film bandar bola meskipun ini merupakan film khusus superhero wanita, Wonder Woman dibuat sangat apik dan juga original sebab ini adalah yang pertama kalinya DC memunculkan karakter superhero wanita selain Superman dan Batman yang sebelumnya sudah memiliki film mereka sendiri. Bahkan kabarnya, film superhero dari Amazon ini dibuat dengan budget yang bahkan lebih besar dari Suicide Squad.

Budget Marketing Wonder Woman Lebih Besar Dari Suicide Squad

Warner Bros sama sekali tidak ingin main-main dalam mengerjakan filmnya apalagi ini merupakan film perdana Wonder Woman yang merupakan satu-satunya superhero wanita di dalam Justice League. Bukan hanya menggunakan sutradara perempuan yang bernama Patty Jenkins dalam mengerjakan film ini sehingga terlihat total namun juga dikabarkan jika budget marketing yang digunakan untuk mempromosikan film ini sangat besar bahkan melebihi Suiceide Squad. Ini dikarenakan Warner Bros ingin sekali meneruskan kesuksesan film-film superhero terdahulu termasuk juga kesuksesan film Suicide Squad yang menampilkan para penjahat terbaik Joker.

Tahun ini, rumah produksi ini juga mengejar target besar berupa keuntungan dalam film ini apalagi banyak penggemar yang telah mengatakan dan memberikan komentar positif ketika melihat beberapa trailernya. Bahkan banyak penggemar yang juga berpendapat bahwa film ini merupakan penyelamat dari dua film terdahulu milik DC dimana Batman v Superman yang dinilai sangat serius dan juga Suicide Squad yang dinilai gagal di dalam pengembangan karakter mereka. Film ini mengambil plot waktu di tahun 1920 ketika Diana lahir dan juga tumbuh besar di Themsycira yang merupakan salah satu pulau terbesar di wilayah Amazon dan Diana ingin membantu para manusia.

Seperti yang dilansir oleh Vanity Fair, film ini dikabarkan memiliki budget yang sangat besar sehingga menunjukkan betapa seriusnya Warner Bros berusaha untuk membuat kesuksesan melalui film yang dibintangi oleh Gal Gadot. Dalam pelansiran tersebut, Warner diketahui menghabiskan dana sebesar 3 juta dolar atau setara dengan 40 milyar rupiah dan uang itu hanya untuk digunakan sebagai promosi dari film ini. Jumlah uang itu jauh lebih besar dibandingkan dengan film Suicide Squad yang menggunakan hanya 2,6 juta dolar atau setara dengan 34 milyar rupiah. Jumlah ini juga termasuk ke dalam bentuk promosi di beberapa acara yang bergengsi seperti NCAA, WonderCon dan lainnya.

Prediksi Keuntungan Film Wonder Woman

Bahkan Boxofficepro juga memiliki pandangan bahwa Wonder Woman akan mendapatkan keuntungan besar senilai 83 juta dolar hanya dalam waktu tiga hari penayangan pertama mereka. Selain itu diramalkan pula jika film ini mampu meraih 225 juta dolar atay setara dengan 3 triliun rupiah di dalam box office domestik di wilayah Amerika saja. Ini dikarenakan banyak penggemar yang menantikan aksi dari Gal Gadot yang cantik berperan sebagai putri Diana sekaligus banyak orang yang menunggu aksi dari sang sutradara wanita yang pertama kali mengerjakan film superhero dari DC ini sehingga banyak diantisipasi oleh penggemar. Apalagi film ini juga dinilai sangat menarik.

Banyak publik yang mengatakan jika film movie online ini merupakan sebuah jembatan penghubung dari Justice League. Aksi aktris kelahiran Israel ini juga sangat dinantikan apalagi Gadot juga membuat para penggemar semakin tidak sabar untuk segera menyaksikannya dimana dirinya mengunggah pokster filmnya sendiri di media sosial. Poster yang dipasang oleh Gal Gadot ini memperlihatkan dirinya sendiri di dalam kostum superheronya dengan aksi yang cukup garang ditambag dengan caption yang sangat memperlihatkan jika superhero wanita ini akan mengubah seluruh dunia.

Hanya kurang dari satu bulan lagi yaitu di tanggal 2 Juni mendatang, Wonder Woman akan beraksi dan memperlihatkan aksinya untuk menyelamatkan dunia dengan memenangkan peperangan.

The Lost City of Z: Petualan Amazon

Lupakan Indiana Jones, ikutlah berpetualang dengan salah satu petualang dari Inggris, bersama-sama kita akan memasuki hutan Amazon dan menemukan harta karun

Adventure, action dan drama adalah formula yang pas untuk menghasilkan film bertemakan petualangan. Yup, tak seru rasanya jika hanya berkisah tentang petualangan saja tanpa ada adegan-adegan action dan bumbu-bumbu drama. Sepertinya kesan itulah yang akan tertangkap jika mendengar judul film online ‘The Lost City of Z’, film yang akan dirilis dibioskop komersil pada bulan ini. Dibintangi oleh Charlie Hunnam, Robert Pattinson, Sienna Miller, Tom Holland dan Angus Macfedyen

Diangkat dari buku yang ditulis oleh David Grann dengan judul yang sama, The Lost City of Z adalah kisah nyata tentang seorang prajurit Inggris yang senang menjelajah bernama Kolonel Percival Fawcett atau Percy Fawcett. Yang mendadak hilang di hutan Amazon dalam misi mencari kota yang hilang pada awal abad ke 20an.

Lebih dari Indiana Jones

Berkisah tentang tentara Inggris bernama kolonel Percy Fawcett yang sangat suka menjelajah dan begitu tertarik dengan hutan Amazon. Baginya jauh di dalam hutan Amazon terdapat suatu peradaban kuno, sebuah kota yang hilang yang belum pernah ditemukan sama sekali. Obsesinya tersebut membuat dia melakukan ekspedisi ke Amazon. Hasil dari ekspedisi tersebut ternyata sama dengan ekspektasinya selama ini, dia telah menemukan barang bukti tentang kota yang hilang.

Namun penemuannya itu tidak sera merta diterima oleh masyarakat luas. Menurut mereka apa yang dilakukan oleh Percy adalah aneh. Berkat dukungan dari istri, anak serta para pengikutnya, Kolonel Percy Fawcett kembali masuk ke dalam hutan Amazon demi membuktikan kebenarannya. Sayangnya, pada tahun 1925, dia dinyatakan hilang. Hilangnya sang penjelajah ternyata menarik perhatian banyak penjelajah lainnya, mereka pun beramai-ramai mencari Kolonel Percy Fawcett sekaligus mencari kota yang hilang di wilayah Pantanal Brasil sepanjang tahun 1925.

Pujian Untuk Film The Lost City of Z

Film The Lost City of Z pertama kali ditayangkan pada Oktober tahun lalu di penutupan Festival Film New York. Berkisah tentang petualangan nyata yang dilakukan oleh seorang prajurit Inggris, Kolonel Percy Fawcett, yang begitu terobsesi dengan sebuah kota yang hilang di pedalaman hutan Amazon walaupuan akhirnya dia dinyatakan hilang.

Meskipun berdurasi 2 jam 21 menit, film ini sama sekali tidak membosankan. Durasi filmnya memang lama tapi alur ceritanya sama sekali tidak pelan. Banyak kritikus film yang memuji film The Lost City of Z, mulai dari sang sutradara dan penulis naskah yang berhasil mengobservasi dengan baik hingga akting cemerlang dari Charlie Hunnam yang memerankan Koloner Percy.

Mengangkat kisah nyata ke dalam layar lebar tentuny tidak mudah, apalagi jika tokoh yang akan diceritakan sudah tidak lagi bisa diwawancarai, namun film ini membuktikan bahwa membuat film yang diangkat dari kisah nyata sama sekali tidak sulit. Yang perlu dilakukan adalah riset dan obervasi sebelum mengeksekusi. James Gray mampu untuk melakukan itu, dia membuat film yang sangat luar biasa kali ini.

Selain berhasil melakukan observasi, James Gary juga berhasil memilih aktor untuk berperan di dalam filmnya. Adalah Charlie Hunnam, jika anda pernah menonton film Green Street Hooligans, anda tentu sudah tidak asing dengan wajahnya. Charlie berhasil membuat tokoh Kolonel Percy hidup kembali dengan sangat sempurna.

Mungkin beberapa orang akan berpikir bahwa kisah ini mirip dengan petualangan Indiana Jones si arkeolog tampan. Para kritikus nonton film bioskop memberikan jawaban yang sangat mencerahkan, bahwa kisah ini lebih dari petualangan heroik Indiana Jones. Film ini lebih lembut dan lebih nyata. Jadi, sudahkah anda siap untuk berpetualang?